NEWS

Chia Seed, Biji-bijian dari Tanaman Salvia Hispanica, yang merupakan salah satu jenis Tanaman Mint

Chia_Seed,_Biji-bijian_dari_Tanaman_Salvia_Hispanica,_yang_merupakan_salah_satu_jenis_Tanaman_Mint.png

Chia Seed adalah biji-bijian yang berasal dari tanaman Salvia Hispanica, yang merupakan salah satu jenis tanaman mint. Bentuk chia seed biasanya oval dengan ukuran sekitar 1-2mm. Chia Seed berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Kata chia pun berasal dari bahasa suku Maya yang berarti kekuatan. Warna chia seed ada yang berwarna hitam, abu-abu, maupun hitam dengan bercak-bercak putih.

Sekarang ini, chia seed sudah banyak masuk ke Indonesia dan menjadi salah satu makanan organik favorit. Rasa dari chia seed sendiri cenderung hambar. Untuk mengkonsumsinya, masukkan chia seed ke dalam air selama beberapa menit. Bisa juga dicampurkan ke makanan atau minuman seperti sup, salad, bubur oat, jus, smoothies, dan yoghurt.

Chia seed dipercaya memiliki beberapa manfaat kesehatan, berikut ini adalah beragam manfaat yang diperkirakan dapat diperoleh dari chia seed :

  • Menurunkan Berat Badan

Jumlah serat yang cukup tinggi di dalam chia seed dipercaya dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan makanan yang mengandung serat tinggi umumnya dapat membantu dalam membuat perut merasa kenyang lebih lama. Kandungan protein pada biji chia juga dipercaya dapat mengurangi keinginan untuk makan. Penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas yang rutin mengonsumsi chia seed selama 6 bulan, terlihat mengalami penurunan berat badan sekitar 2kg.

  • Baik untuk kesehatan tulang

Kandungan protein serta mineral pada chia seed, seperti kalsium, mangan, magnesium, dan fosfor baik untuk mendukung kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis. Selain itu, chia seed yang berasal dari tanaman juga merupakan sumber kalsium yang baik bagi vegetarian.

  • Memellihara kesehatan jantung

Chia seed dengan kandung protein, serat, antioksidan, dan lemak baik yang tinggi ternyata juga terlihat memiliki dampak yang baik untuk kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi chia seed dapat melindungi jantung dari pengerasan pembuluh darah dan penyakit jantung. Namun efek ini tidak hanya semata-mata dari mengonsumsi chia seed, namun juga dengan menjalani pola hidup sehat. 

  • Baik bagi penderita diabetes

Sejumlah penelitian menunjukkan keterkaitan mengonsumsi biji chia dengan penurunan risiko diabetes tipe 2. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa chia seed dapat mencegah lonjakan gula darah di dalam tubuh. Efek ini diduga terkait dengan kandungan gizi di dalam chia seed yang dapat membantu menjaga stabilnya gula darah.

  • Baik bagi penderita divertikulosis

Kandungan seratnya yang tinggi membuat biji chia dipercaya dapat mengatasi masalah divertikulosis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang serat dapat membantu meringankan gejala divertikulosis. Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi dapat memperlancar pergerakan usus dan mencegah sembelit.

 

Selain itu, chia seed juga diperkirakan baik untuk menurunkan kolestrol jahat dalam tubuh. Bahkan, dengan kandungan omega-3 di dalamnya yang juga tidak kalah tinggi, chia seed dipercaya dapat menurunkan risiko munculnya stroke.

Jika tertarik untuk menikmati chia seed sebagai menu harian, chia seed dapat diolah dengan beragam cara. Mulai dari menjadikannya salah satu bahan membuat campuran puding, kue atau roti, ataupun selai.

Kandungan beragam nutrisi yang ada di dalam chia seed memang bisa membuat seseorang jatuh hati. Meski masih memerlukan lebih banyak lagi penelitian mengenai manfaat chia seed bagi kesehatan, tidak ada salahnya memasukkan chia seed ke dalam menu harian Anda. Namun ingat untuk mengolahnya dengan benar, agar khasiatnya bisa didapatkan secara maksimal.

 

 

Source :

https://www.alodokter.com/mengenal-chia-seed-biji-bijian-yang-kabarnya-punya-banyak-manfaat

https://video.tribunnews.com/view/112471/chia-seed-biji-bijian-dari-tanaman-salvia-hispanica-yang-merupakan-salah-satu-jenis-tanaman-mint